Pupuk organik adalah jenis pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami yang mengandung bahan organik, seperti bahan tumbuhan, hewan, atau limbah organik lainnya. Pupuk organik secara alami mengandung nutrisi esensial bagi tanaman, seperti nitrogen, fosfor, kalium, mikronutrien, dan bahan organik yang bermanfaat. Pupuk organik telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan telah mendorong penggunaan dan pengembangan pupuk organik.Sementara itu, pupuk organik dapat diproduksi melalui proses pengomposan, fermentasi, atau dekomposisi bahan organik.
Kans.id memberikan pelatihan pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik dan pemanfaatan bahan alami di lingkungan sekitar menjadi pestisida nabati di Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Limbah rumah tangga masyarakat yang telah dikumpulkan dalam suatu tempat lalu diolah menggunakan MOL dan Molase menjadi pupuk organik cair siap pakai. Proses pembuatan pupuk ini dilakukan dengan memfermentasi bahan bahan organik yang ada dalam suatu tong yang lalu ditambahkan air sebagai pelarut. Proses ini memerlukan waktu kurang lebih satu bulan sebelum pupuk cair dapat digunakan. Hasil pembuatan pupuk cair memiliki ciri-ciri bau segar yang khas seperti tape. Masyarakat juga diajarkan cara membuat pestisida nabati menggunakan bahan-bahan seperti empon-empon, cabai, kulit bawang merah, bawang putih, buah maja, daun sirsak, dan bahan-bahan alami lainnya yang dapat bertindak sebagai antifeedent untuk hama yang menyerang tanaman hortikultura petani.


