Pupuk Indonesia Group meyakini bahwa riset dapat memberikan nilai tambah, sehingga Perusahaan memberikan ruang yang besar bagi pengembangan riset melalui sentralisasi fungsi riset dengan didirikannya Indonesia Fertilizer Research Institute (IFRI). IFRI menggandeng Kans.id dalam pelaksanaan survei sosial ekonomi pertanian presisi pada komoditas tanaman padi dan jagung di 12 provinsi di Indonesia. Survei ini dilaksanakan di Sukoharjo, Sragen, Jombang, Karawang, Subang, Ngawi, Pati, Kolaka Timur (Sulawesi Utara), Pangkep (Sulawesi Selatan), Banyuasin (Sumatera), Aceh Utara, Denpasar Timur (Bali), dan Sumbawa (NTB). 4
Survei ini merangkum identitas petani dan kelompok tani, penguasaan lahan, luas tanam, bahan tanam, cara budidaya, produksi, penggunaan pupuk dan pestisida, biaya transportasi, biaya tenaga kerja, penyusutan, sumber modal, preferensi, hingga adopsi teknologi yang telah diterapkan oleh petani. Data-data ini tentunya penting kaitannya dengan menghasilkan gambaran kebiasaan yang dilakukan petani dan preferensi petani terhadap teknologi itu sendiri. Hasil dari penelitian ini harapannya dapat berkontribusi dalam penyebaran dan penggunaan pupuk subsidi serta teknologi pertanian yang lebih efektif dan efisien.


